4 Jenis Hama Perusak Tanaman Kaktus

Kalau kaktus menjadi kusam tak berseri lagi, warnanya kuning kecoklatan, maka tak ayal lagi hamalah penyebab utama kerusakannya. Perlu tindakan pencegahan dan pengobatan secepat mungkin, supaya tanaman tidak terlanjur mati dan terbuang percuma.
Beberapa hama perusak kaktus ini bisa menyerang tanpa pandang bulu. Bisa datang pada setiap musim dan sasarannya adalah semua jenis kaktus, baik yang masih kecil maupun gy sudah dewasa. Empat hama utama kaktus berikut cara pembasmian dan pencegahannya, diuraikan di bawah ini.

Tungau merah

Tungau merah atau Red Spider adalah sejenis laba-laba yang berukuran sangat kecil dan berwarna merah. Hama yang dianggap paling ganas menyerang kaktus ini terutama berkembang biak pada musim kemarau, dan pesat sekali perkembangan populasinya. Kaktus yang terkena serangan, seluruh permukaan tubuhnya akan berubah menjadi coklat karena jaringan khlorophylnya lambat laun mati. Tungau merah ini sulit diberantas, apalagi kalau serangannya sudah merata. Kalau serangannya masih dini, bisa diberantas dengan Kelthane. Setiap 1 cc dicampur dengan 1 liter air, lalu disemprotkan secukupnya. Tetapi kalau serangannya sudah cukup parah, sebaiknya tanaman dibuang saja, supaya tidak menulari tanaman lain.

Kutu putih

 

hama kaktus, hama pada kaktus, hama tanaman kaktus, hama dan penyakit kaktus, hama pada tanaman kaktus, hama yang menyerang kaktus, hama penyakit tanaman kaktus, cactus hama beads, hama dan penyakit bunga kaktus, hama dan penyakit pada kaktus, hama dan penyakit tanaman kaktus, hama dan penyakit tumbuhan kaktus, hama yang menyerang tanaman kaktus

Dibanding dengan Tungau Merah, serangan Kutu Putih atau Mealybug tidak begitu fatal, meskipun datangnya hampir setiap saat, baik pada musim kemarau maupun penghujan. Tapi, pada dasarnya ham ini lebih senang tempat yang lembap. Hidupnya bergerombol dan paling sering berada di tempat yang tersembunyi, di antara sambungan kaktus, misalnya. Kaktus yang terserang akan nampak kotor, menjadi kehitaman bercampur dengan semacam kapas. Satu-satunya cara untuk memberantas kutu putih ini adalah dengan membersihkan bagian yang terserang memakai sikat halus atau kuas. Untuk menghindari serangan kutu putih lain, juah hari kaktus harus disemprot rutin dengan Basudin, paling tidak setiap 10 hari sekali, dengan kepekatan (konsentrasi) 1-2 sendok teh per liter air.

BACA :  5 Bunga Berbentuk Unik Aneh Tapi Tetap Cantik dan Indah

Nematoda

Yang jadi sasaran cacing Nematoda adalah akar kaktus. Bagian ini, terutama akar yang masih muda merupakan makanan lezat bagi mereka. Kaktus yang mengalami pergantian media beberapa kali, tapi tak kunjung subur juga, mungkin sudah terserang cacing ini. Untuk mencegahnya, sebaiknya mencampur Furadan pada media yang akan ditanami kaktus, paling banyak seperempat sendok makan untuk setiap potnya. Cara lain yang lebih aman ialah mensterilkan media tanam dengan cara dikukus sebelum dipakai bertanam kaktus.

Kutu batok

Kemungkinan jenis serangga ini menyerang kaktus memang kecil. Namun sekali terserang, akibatnya bisa fatal, karena hama ini termasuk yang kebal terhadap insektisida apapun. Serangga ini, tubuhnya dilindungi semacam batok/tempurung yang keras, warnanya kuning kecoklatan. Populasinya berkembang sangat cepat, sehingga dalam waktu singkat mampu menutupi seluruh permukaan tanaman kaktus. Akibatnya sudah pasti, tanaman kaktus secara perlahan mati karena proses asimilasi terhambat. Kalau serangannya belum terlalu parah, tanaman bisa direndam dalam air sabun kurang lebih 15 menit, lalu dibersihkan dengan sikat halus dan akhirnya dijemur. Tapi kalau serangannya sudah cukup parah, maka sebaiknya tanaman dibuang saja agar tanaman lain tidak ikut tertular. 4 Jenis Hama Perusak Tanaman Kaktus.  (SM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *